Banjarmasin-Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Muhammad Yamin HR menyampaikan, pemerintahannya merancang pelaksanaan APBD 2027 bisa meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7 persen.
"Kita optimis pertumbuhan ekonomi pada 2027 lebih baik dari tahun ini," ujarnya pada rapat paripurna dewan perihal penyampaian rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD 2027 di gedung dewan kota, Senin.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Kota Banjarmasin terus naik dari tahun ke tahun, pada 2024 di angka 5,63 persen, tahun 2025 di angka 5,66 persen, pada tahun ini optimis masih bisa naik lagi sedikit, hingga 2027 bisa mencapai di target 5,7 persen.
"Target ini sejalan dengan tema pembangunan pada 2027, yakni pertumbuhan ekonomi berkualitas dan inklusif melalui investasi dan infrastruktur yang terintegrasi berwawasan lingkungan," ujarnya.
Menurut Yamin, target laju pertumbuhan ekonomi bukan sekedar angka, namun wujud nyata dari kinerja pembangunan dari pemerintahannya yang serius untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, investasi, UMKM, perluasan kesempatan kerja serta pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dia menyampaikan, rancangan APBD 2027 Kota Banjarmasin untuk pendapatan daerah ditarget sebesar Rp2,1 triliun, yakni dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp781 miliar dan dari dari transfer daerah oleh pusat sebesar Rp1,3 triliun.
"Sedangkan untuk rancangan belanja daerah sama sekitar Rp2,1 triliun," ujarnya.
Menurut Yamin, usulan ini tentunya akan dibahas lebih lanjut dengan legislatif, hingga mencapai kesepakatan untuk dilaksanakan berbagai program pada 2027.
Sedikit disampaikannya bawa iklim investasi di Kota Banjarmasin sebagai kota jasa dan perdagangan sangat baik berjalan hingga 2026, ini akan terus dijaga dan ditingkatkan di tahun 2027.
Sebagaimana data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin, pada triwulan I tahun 2026 mencapai Rp864 miliar dari target Rp1,2 triliun.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Mathari menyampaikan, sangat mendukung upaya pemerintah kota untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah lewat berbagai kebijakan.
Dia pun meyakini dengan sinergi yang baik terus dijaga antara pemerintah, dewan dan pelaku ekonomi daerah, target pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7 persen bisa terwujud.
"Bahkan kita yakin bisa lebih atau mencapai 6 persen, jika potensi yang ada dimaksimalkan," ujarnya.

0 Komentar